Sejarah Bakso Solo
Bakso Solo adalah bola daging khas Solo, terbuat dari daging sapi, ayam, dan tepung tapioka, disajikan dengan kuah kaldu gurih. Muncul pada abad ke-20 sebagai makanan ekonomis dan mengenyangkan masyarakat perkotaan. Tekstur kenyal dan kuah gurih membuat bakso Solo populer. Variasi modern muncul dengan mie, tahu, pangsit, atau bakso instan. Teknik pembuatan menunjukkan kreativitas masyarakat dalam mengolah daging menjadi hidangan praktis dan lezat. Dari sisi sejarah kuliner, bakso Solo mencerminkan adaptasi bahan lokal, inovasi resep, dan kelestarian tradisi kuliner Nusantara.