{"id":2597,"date":"2026-01-21T14:05:31","date_gmt":"2026-01-21T14:05:31","guid":{"rendered":"https:\/\/asperges-koken.com\/?p=2597"},"modified":"2026-01-21T14:05:31","modified_gmt":"2026-01-21T14:05:31","slug":"peking-duck-cina-teknik-panggang-dengan-kulit-renyah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/2026\/01\/21\/peking-duck-cina-teknik-panggang-dengan-kulit-renyah\/","title":{"rendered":"Peking Duck Cina: Teknik Panggang dengan Kulit Renyah"},"content":{"rendered":"<h3 data-start=\"9984\" data-end=\"10046\">Peking Duck Cina: Teknik Panggang dengan Kulit Renyah<\/h3>\n<p data-start=\"10047\" data-end=\"11156\">Peking duck adalah hidangan mewah dari Beijing yang terkenal dengan kulit renyah dan daging lembut. Teknik memasak dimulai dengan membersihkan dan mengeringkan bebek, kemudian mengolesi permukaan dengan madu dan campuran rempah. Proses pengeringan udara selama beberapa jam membuat kulit lebih kering dan hasil panggangan lebih renyah. Bebek kemudian dipanggang dengan suhu tinggi untuk menghasilkan kulit berwarna cokelat keemasan dan daging tetap juicy. Selama pemanggangan, api dan posisi bebek diatur agar panas merata, dan lemak yang meleleh dikeluarkan secara berkala. Teknik ini menekankan kesabaran, kontrol suhu, dan perhatian pada kelembapan kulit. Setelah matang, kulit diiris tipis untuk dinikmati bersama pancake, daun bawang, dan saus hoisin. Daging biasanya disajikan terpisah dengan potongan besar. Peking duck adalah contoh kuliner yang memadukan teknik pengeringan, pemanggangan, dan penyajian estetis. Hasil akhir adalah kulit renyah sempurna, daging empuk, dan rasa bumbu yang meresap. Memahami teknik tradisional ini memungkinkan pengalaman kuliner Cina klasik yang otentik dan memuaskan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peking Duck Cina: Teknik Panggang dengan Kulit Renyah Peking duck adalah hidangan mewah dari Beijing yang terkenal dengan kulit renyah dan daging lembut. Teknik memasak dimulai dengan membersihkan dan mengeringkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2597","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2597","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2597"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2597\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2598,"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2597\/revisions\/2598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2597"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2597"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asperges-koken.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2597"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}