Sejarah Dadar Gulung
Dadar gulung adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari adonan pandan tipis, digulung dengan isi kelapa parut manis dan gula merah. Muncul pada abad ke-19 sebagai camilan pasar dan hidangan tradisional Jawa. Teknik menggulung adonan tipis menunjukkan keahlian tangan pembuat kue dan kreativitas masyarakat. Dadar gulung menjadi populer karena rasa manis, aroma pandan, dan tekstur lembut kelapa. Variasi modern muncul dengan isian cokelat, keju, atau durian. Dari perspektif sejarah kuliner, dadar gulung mencerminkan kemampuan masyarakat Indonesia memanfaatkan bahan lokal untuk menciptakan jajanan estetik, bergizi, dan tahan lama. Popularitas dadar gulung kini meluas hingga kafe dan festival kuliner, tetap mempertahankan tradisi dan rasa autentik.